Mau Join MLM? Kenali Dulu Skemanya

Tagadatsointsoin –┬áSudah hampir setahun sejak pandemi melanda dunia. Kemudian, dengan segala upaya kami, kami mencoba bertahan melalui update, trade, ke apa yang sedang hot, dan bergabung dengan Multilevel Marketing, atau MLM. Ajakan yang mengganggu tentu saja bukan hanya karena produk yang ditawarkan bagus, tapi besaran bonus yang diharapkan bisa meningkat hingga puluhan hingga ratusan juta, hingga gratis perjalanan ke luar negeri. Sebelum Anda mengangguk, setuju untuk bergabung. Pertama pahami bahwa MLM memiliki skema bisnis yang berbeda, yaitu skema surya, skema biner bahkan skema piramida. Selain itu, ada juga skema ponzi atau permainan uang yang perlu Anda pertimbangkan di salah satu skema ini! Yuk, simak penjelasan game matahari, biner dan uang di bawah ini baik-baik.

1. Sistem biner

Tetapi sistem biner ini sebenarnya bukan MLM. Sistem ini berfokus pada perekrutan anggota, daripada mempromosikan manfaat produk yang ditawarkan. Sayangnya, sistem ini menawarkan keuntungan kepada distributor dalam perekrutan saja (bertentangan dengan aturan Asosiasi Penjualan Langsung Federasi Dunia WFDSA), meskipun keuntungan dengan cepat dijanjikan dari bonus perekrutan dan hubungan antara kanan dan kiri. Oleh karena itu dapat disimpulkan, berikut adalah ciri-ciri skema biner:

  • Model bisnis dan pembagian bonus yang sederhana dan mudah dipahami
  • Buruan rekrut anggota baru karena hanya dibutuhkan dua anggota baru yang masing-masing mengisi satu kaki untuk mendapatkan bonus
  • Manfaat juga didapat melalui rekrutmen serta bonus pencocokan, sehingga sistem piramida tetap seimbang

Namun, Uplines lebih mementingkan menjalankan bisnis dengan merekrut downline, daripada menyoroti manfaat produk yang dijual.

2. Matahari

MLM dengan skema matahari dianggap skema yang paling adil dan paling adil bagi semua anggota, tergantung pada tingkat aktivitasnya. Dalam konsep matahari tidak ada bonus pairing untuk menyeimbangkan ‘pohon’ tersebut, namun diperkuat dengan jaringan yang bisa tumbuh dimana saja. Apa sajakah fiturnya?

  • Kesempatan yang sama untuk mendapatkan penghasilan yang sama antara downline dan upline.
  • Downline yang aktif dan dapat menduplikasi jaringannya berpotensi mendapatkan peluang bonus dan pendapatan yang lebih baik dari upline mereka.
  • Bonus berasal dari penjualan produk dan kelebihan poin setiap produk, termasuk persentase perekrutan anggota baru
  • Meski dianggap skema paling jitu untuk MLM, menurut hasil survei di Amerika terhadap kinerja para pelaku bisnis MLM, ternyata jumlah kaki jaringan yang bisa digarap upline rata-rata hanya 2,6 kaki.

3. Piramida (Ponzi)

Perhatikan hal-hal berikut untuk mengetahui ciri-ciri bisnis yang menjalankan money game atau skema piramida:

  • Menurut situs resmi Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), terdapat enam ciri bisnis dengan skema money game atau ponzi.
  • Bisnis tidak memiliki produk untuk dijual. Kalaupun ada, barang biasanya dijual dengan harga yang terlalu tinggi.
  • Menjanjikan bonus untuk merekrut anggota baru.
  • Menjanjikan bonus penghasilan pasif berdasarkan persentase nilai investasi yang telah Anda tanam. Jadi, seolah-olah downline sedang merekrut anggota baru karena bonusnya juga akan naik untuk Anda sebagai upline.
  • Janji pembayaran bonus yang tidak masuk akal. Jika bonus lebih besar, berarti harga jual produk bisa jauh lebih rendah.
  • Anggota dapat memiliki lebih dari satu akun.
  • Perusahaan yang beroperasi di bawah skema piramida tidak memiliki izin yang diperlukan. Mereka tidak memiliki SIUPL (Surat Izin Usaha Penjualan Langsung) yang dikeluarkan pemerintah.
  • Bisnis MLM sejati harus memiliki bimbingan dan pelatihan bagi anggota, serta SIUPL.

Untuk itu, Anda harus pandai-pandai memilah bisnis MLM agar tidak terjebak di dalamnya, saran saya segera join di Forever Healthy Indonesia